Home Tekhnologi / umum

Mesin Waktu , Apakah Benar Benar Dapat Dibuktikan

Mesin Waktu

Mesin Waktu
Mesin waktu merupakan alat yang dapat membuat seseorang bisa berpergian ke masa depan atau masa lalu, hal tersebut terasa sangat tidak mungkin menurut kita, tetapi secara teoritis dan rumus matematika dan fisika, seperti rumus relativitas yang diciptakan oleh albert eisntein, hal tersebut sangat mungkin terjadi. 

Apa jadinya jika mesin waktu tersebut bisa dibuat? Pastinya banyak orang yang ingin menggunakanya untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat dimasa lalu. Kenyataanya tidak demikian mesin waktu tidak bisa mengubah apa yang telah terjadi di masa lalu dan juga tidak mengulang sebuah kejadian yang sama dengan masa lalu. 

Mesin waktu banyak yang mempercayainya dan banyak juga yang tidak percaya, mungkin kamu pernah lihat sebuah foto hitam putih yang diupload oleh warganet, disana terlihat ada seorang yang mengenakan baju dan perlengkapan yang modern, hal tersebut bisa saja hanya sebuah karya editan oleh seseorang, tetapi kita belum tahu kebenaranya, oleh karena itu boleh percaya atau tidak. 

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan banyak ilmuwan fisika dan matematika mencoba membuktikan kebenaran adanya mesin waktu dengan dasar teori relativitas oleh albert einstein. 

Seorang menganggap bahwa lubang hitam merupakan sebuah jalan mesin waktu, karena lubang hitam memiliki gaya gravitasi yang sangat kuat sekali. Gaya gravitasi yang kuat tersebut dapat menghisap benda, bahkan cahaya dapat dihisap oleh lubang hitam, karena gaya gravitasi tersebut jika kamu terhisap olehnya waktu akan terasa lebih lambat yang ada disekitarmu. 

Kabar baiknya ada dua orang fisikawan baru saja mempublikasikan sebuah rumus matematika untuk membangun mesin waktu.

Menurut mereka, triknya adalah mengunakan lengkungan ruang dan waktu di alam semesta untuk melipat waktu menjadi bentuk lingkaran. Melalui lingkaran tersebut, penjelajah waktu dapat melompat ke masa depan dan masa lalu.

Ben Tippett, fisikawan teoris dan pakar matematika dari University of British Columbia, Kanada, yang menciptakan rumus tersebut mengatakan, banyak orang menganggap jelajah waktu sebagi sesuatu yang hanya ada di dunia fiksi saja dan kita biasanya berpikir bahwa hal itu mustahil karena tidak pernah melakukannya.

"Namun, secara matematika, mesin waktu dapat terjadi," ucapnya.

Menggunakan teori Albert Einstein mengenai relativitas umum, Tippet dan David Tsang, seorang astrofisikawan dari University of Maryland, menciptakan model matematika dari mesin waktu yang mereka namakan Traversable Acausal Retrograde Domain in Space-time atau TARDIS, akronim yang sama dengan mesin waktu dalam drama seri Inggris, Doctor Who.

Model tersebut didasarkan pada ide ruang waktu, di mana ketiga dimensi ruang terhubung dengan dimensi waktu dalam lengkungan alam semesta.

Menurut teori relativitas Einstein, gravitasi menarik lengkungan ruang dan waktu dan menyebabkan planet dan bintang mengorbit dalam bentuk lingkaran. Sebaliknya, jika ruang dan waktu berbentuk datar, planet akan bergerak pada garis lurus dan tidak mengorbit.

Berdasarkan teori tersebut, Tippet dan Tsang lalu berkata bahwa gravitasi tidak hanya membelokkan ruang, tetapi juga waktu.

“Arah waktu pada permukaan ruang dan waktu juga menunjukkan lengkungan. Ada bukti yang menunjukkan bahwa semakin dekat jarak kita dengan lubang hitam, waktu pun berjalan lebih lambat,” ujar Tippet.

Dia melanjutkan, rumus mesin waktu menggunakan ruang dan waktu yang melengkung untuk membelokkan waktu menjadi bentuk lingkaran bagi penumpangnya. Lingkaran tersebut membawa kita ke waktu yang lain.

Lalu, untuk memanfaatkan teori tersebut menjadi mesin waktu, kedua fisikawan mengusulkan untuk menciptakan semacam gelembung yang dapat membawa isinya melalui ruang dan waktu.

Jika gelembung tersebut dapat bergerak lebih cepat dari cahaya, sesuatu yang menurut keduanya sangat mungkin secara matematika, maka dia akan dapat berjalan maju dan mundur ke masa lalu dan masa depan.

“Ini semacam kotak yang berjalan maju dan kemudian mundur pada waktu, mengikuti jalan melingkar yang menembus ruang dan waktu,” tulis mereka dalam laporan tersebut.

Orang yang berada di luar kotak tersebut kemudian akan dapat melihat penjelajah waktu di dalamnya bergerak melawan waktu, memisahkan krim dari kopi dan menyatukan kembali telur yang pecah.

Menurut para peneliti, orang yang berada di dalam dan di luar kotak akan mengalami waktu yang berbeda.

“Di dalam gelembung, A akan melihat kejadian yang dialami B terjadi maju, dan kemudian mundur. Di luar gelembung, pengamat B akan melihat dua versi A yang keluar dari lokasi yang sama, yang bergerak maju dan mundur dalam waktu,” tulis mereka.

Sayangnya, penemuan rumus matematika mesin waktu tersebut bukan berarti bahwa mesin waktu dapat dibuat sekarang juga. Sebab, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membelokkan ruang dan waktu belum ditemukan.

Baca juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

to Top