Beberapa waktu lalu nama MATIC sempat hangat dibicarakan oleh para investor koin di Indonesia, hal itu disebabkan karena disaat mata uang kripto atau Cryptocurrency lain seperti bitcoin, Ethereum , dan sebagainya  tengah anjlok  grafik MATIC malah menunjukan kenaikan yang cukup siknifikan. Bahkan mencapai harga 1,69 dolar AS pada tanggal 7 Juni 2021. 

Lalu, apa sih sebenarnya Plygon ( MATIC) itu  ?  yuk simak informasinya berikut ini :

Pengertian Polygon (MATIC) 

Koin MATIC adalah koin Polygon yang di jalankan melalui platform digital bernama Multichaian Scalling ethereum yang berasal dari India. Platform digital ini dikembangkan oleh sekelompok orang  yang akrab dipanggil sebagai Jaynti Kanani, Sandeep Nailwal, dan Anurag Arjun. 

Transaksi Polygon (MATIC) hanya di peruntukan bagi pengguna Sidechains Layer-2  yang tergabung dalam sistem Enthereum dengan kecepatan tinggi dan harga administrasi lebih murah.. hal itu dikarenakan sistem yang digunakan oleh Polygon merupakan hasil modifikasi dari Framework Plasma  yang berdiri langsung diatas pos pemeriksaan bukti kepemilikan. 

Baca Juga :  Tidak Ada Masalah Besar Dengan Bitcoin Kata Direktur Bank Jepang

Sangking cepatnya Polygon dalan proses transaksi . satu blok Sidechai Polygon dapat mencapai 65.536 transaksi. Dengan demikian maka kemukinan terjadinya penipuan dapat diminimalisir. Serta membuka kesempatan bagi para developer untuk menciptakan jaringan mereka sendiri.

Perkembangan Pasar Polygon di dunia Cryptocurrency

Polygon (MATIC) pertama kali diluncurkan pada tahun 2017 dengan total rilis sebanya 3,8 % saja, tentu angka ini terbilang sangat kecil dibanding dengan bitcoin. 

Namun, saat memasuki tahap peluncuran kedua, tepatnya pada bulan April 2019 Polygon meluncurkan 19 % koin untuk pasokan penjualan dengan kisaran harga US$ 0,00263 per koin. Dan berhasil merauk pendapatan sebesar 5 Juta Dolar AS atau setara dengan 72 Juta Rupiah.

Baca Juga :  SQUARE Cash App Menambahkan Opsi Membeli Dan menjual Bitcoin

Menurut catatan terakhir pada tanggal 7 Juni 2021 jumlah koin MATIC yang beredar dipasaran ada sebanyak 4 Juta koin belum total keseluruhan bagi pengguna nonaktif, sedangkan untuk jumlah pasokan yang di sediakan Polygon maksimalnya mencapai 10 miliar koin per satu periode. 

Polygon akan kembali merilis koin MATIC pada akhir tahun 2022, sesuai priode jadwal yang ditetapkan yaitu 2 tahun sekali. 

Keberhasilan Polygon menembus pasar Cryptocurrency membuat koin MATIC saat ini telah tersedia di bursa investasi, salah satunya adalah Binance dan Coinbase. Selain itu mempermudah para pengguna tingkat lanjut untuk memperoleh koin MATIC melalui pertukaran secara terdesentralisasi dengan Uniswap menggunakan Wrapped Ethereum. 

Velue dari Polygon (MATIC) 

Nilai keberhargaan atau keunggulan polygon dibanding dengan Cryptocurrency terletak pada kredensial jaringan MATIC yang mapan dan token yang solid dengan reting peringkat 100 besar teratas dalam persebaran pasar Cryptocurrency . 

Kemudian Polygon juga telah melindungi para penggunanya dengan pendekatan multi-segi , sehingga segala kemungkinan yang akan terjadi dapat tercover secara maksimal, misalnya jika satu aspek skalabilitas gagal mencapai tujuan jangka panjangnya, pendekatan lain dapat menggantikan dan terus memperluas kemampuan Ethereum. Hal ini bukan hanya berdampapositif bagi Polygon tetapi juga terhadap sistem Ethereum. 

Baca Juga :  5 Strategi Terbaik Untuk Trading Crypto Saat Ini

Kepemilikan koin Polygon (MATIC ) diangap sebagai investasi jangka panjang yang menawarkan kemampuan rantai terkait yang begitu melimpah. Namun, tetap saja transaksi dalam pasar mata uang kripto atau  Cryptocurrency adalah transaksi yang paling berbahaya karena keuntungan dan kerugiannya hanya bergantung pada naik turunnya grafik, jika grafik naik maka keuntungan besar, jika grafik turun maka akan terjadi kerugian. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 3 =