Jika kalian ingin melakukan investasi dengan mata uang kripto, mungkin Ripple (XRP) ini dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jenis koin apa yang akan di beli. Karena menurut investasi.kontan.co.id Rippel (XRP) merupakan pemegang peringkat ke-5 sebagai mata uang terbaik di pasar Cryptocurrency .

Bahkan beberapa kali sempat disetarakan kedudukannya dengan bitcoin, hal itu terjadi karena beberapa keunggulan XRP dan Ripple hampir setara dengan bitcoin. 

Untuk mengenal lebih jauh apa itu sebenarnya Ripple (XRP) mari simak informasi berikut ini : 

Mengenal Apa Itu Ripple  dan XRP 

Sebenarnya dalam dunia Cryptocurrency Ripple dan XRP merupakan dua hal yang berbeda, namun kadang oleh masyarakat awam keduanya dianggap sama. Oleh karena itu pada artikel kali ini penulis akan menyampaikan apasih sebenarnya Ripple dan XRP itu serta apa saja keunggulan dan kelemahan sistem pembayaran nya :

Baca Juga :  Melebihi Ethereum, Karena Kapitalisasi Pasar Ripple Melonjak

Pengertian Ripple 

Ripple merupakan perusahan yang menjadi pencetus Ripple Portocol. Dimana  Ripple Protocol sendiri memiliki arti sebagai  sistem pembayaran yang transaksinya terjadi di bank, institunsi nonfinansial, dan pertukaran mata uang digital. 

Proses transaksi pada Ripple menggunakan sistem pertukaran kode token dengan memanfaatkan teknologi bernama Ripple Consensus ledger ( RCL) dan Ripple Net. Token ini dapat di representasikan  berperan layaknya seperti mata uang konvensional yang sering kita temui di kehidupan sehari – hari .

Transaksi menggunakan Ripple dianggap sangat murah dan menawarkan keuntungan yang cukup besar, hal itu berdasarkan atas penarikan biaya administrasi yang cukup kecil pada setiap transaksinya, yaitu hanya sebesar 0,00001 dolar AS . 

Jumlah Coin Ripple yang beredar di pasaran pada tahun 2021 ada sebanyak 100 miliar coin per satu periode. 

Baca Juga :  3 Cara Mudah Trading Di Indodax Dan Cara Daftarnya

Pengertian XRP 

XRP merupakan token yang digunakan dalam pertukaran Ripple di Network. Bisa dibilang XRP ini  berperan sebagai mediator bagi uang fiat atau konvensional maupun Cryptocurrency lainnya, baik itu bitcoin, Cardano, dan masih banyak lagi dalam proses transaksi. 

XRP ini mempermudah serta mempercepat proses transaksi pertukaran koin, sehingga biaya administrasi yang dikenakan baik itu di Ripple atau bitcoin terbilang cukup kecil. 

Untuk jumlah koin XRP yang beredar dipasaran saat ini ada sebanyak 100 miliar koin per satu periode. 

Namun, dibalik biaya administrasi yang murah XRP dinilai sangat fluktuatif, dan utilitasnya juga sangat minim, bahkan untuk keperluan di dalam jaringan sekalipun. Hal yang juga menjadi pertimbangan saat memilih koin XRP menurut Christoper ( pengamat mata uang kripto ), pemilik dari XRP dinilai memiliki kebiasaan buruk untuk menjual coin secara besar – besaran saat XRP mengalami kenaikan harga yang signifikan.  Alhasil tidak ada yang namanya kestabilan harga. 

Baca Juga :  Keren! Pengguna Crypto Meningkat 2 Kali Lipat

Kemudian, pergerakan harga pada XRP itu dikontrol oleh sistem yang bernama US Securities and Exchange Comminision (SEC)  sehingga segala keputusan penjualan harega tidak terjadi secara terdisentralisasi. Melainkan harus terikat pada lembaga tertentu. 

Walaupun penilaian nya tidak terlalu baik, tapi tetap saja XRP dan Ripple telah berhasil menduduki peringkat ke -5 dengan jumlah pengguna terbanyak di  Cryptocurrency, yang artinya semakin banyak pengguna maka akan meminimalisir terjadi penipuan atau pembajakan serta menjaga kesetabilan harga penjualan . jika kalian ingin berinvestasi pada XRP dan Ripple kalian harus benar – benar memahami analisis statistik dari grafik , agar tahu kapan waktunya melakukan transaksi dan tidak. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 4 =