Bisnis Online

Mau Buka Usaha? Lakukan 4 Cara Membangun Brand Agar Kuat Ini

Membangun sebuah brand yang kuat merupakan salah satu strategi bisnis yang paling efektif untuk mendapatkan kepercayaan calon konsumen serta menjangkau pasar.

Brand yang baik memiliki tempat sendiri dihati konsumen (dikenal banyak orang) serta menciptakan pelanggan yang loyal. Sebagai contoh, ketika orang ditanya mobil sport mewah berharga miliyaran rupiah tentulah jawabannya Lamborghini Veneno atau ferrari.

Namun dalam pelaksanaanya tak jarang banyak yang gagal karena belum mengerti cara membangun dan menguatkan sebuah brand bisnis agar bertahan dipasar.

Sebelum masuk ke pembahasan saya akan bertanya sedikit tentang gambaran bisnis kamu kedepannya seperti apa

  • Usaha kamu bergerak dibidang apa?
  • Siapa terget konsumen kamu?
  • Seberapa berpengaruhkah usaha kamu kedepannya?
  • Berapa banyak persaingan kamu disana?

Jika sudah, simpan dan ingat baik-baik jawaban kamu tadi. Jawaban yang baru saja kamu tulis merupakan pondasi awal membuat brand yang kuat.

Cara Membangun Brand Agar Kuat dan Bertahan

Ciri-ciri brand yang sukses dan kuat ialah dapat membuat konsumen loyal. Bahkan mereka akan membayar lebih untuk brand kamu. Berikut sedikit tips bisnis yang bisa kamu terapkan untuk membangun brand agar kuat :

Kenali Target Konsumen

Langkah awal membangun brand adalah dengan mengetahui target pasar kamu. Dengan menganalisa konsumen, kamu akan tahu dengan siapa kamu berhadapan. Apa kesukaan mereka, apa yang sering mereka cari dan sebagainya.

Sebagai contoh, usahamu bergerak di bidang startup les privat online tingkat SMA sederajat. Namun yang kamu gunakan sebagai tema dasar bergambar spongebob dan hello kitty yang notabene untuk anak-anak TK

Tentu saja bisnismu akan mendapatkan nilai minus dimata para konsumen. Mereka akan menganggap bisnismu guyonan belaka.

Nah, dari studi kasus diatas dapat disimpulkan bahwa penting untuk memahami karakteristik konsumen agar melirik brand bisnis yang tengah kamu geluti.

Ketahui Kekuatan dan Kelemahan Kompetitor

Setelah mengenali konsumen langkah selanjutnya untuk membangun dan menguatkan brand adalah dengan mengetahui kompetitor bisnis kamu.

Cari tahu seberapa ketat persaingan dan kesempatan yang akan kamu dapatkan jika terjun dalam usaha tersebut.

Kamu bisa mulai menganalisa dengan mengetahu siapa saja kompetitor terkuat disana. Ada banyak cara untuk menganalisa kompetitor, antara lain :

Memanfaatkan database Google dengan memasukkan kata kunci di pencarian yang berhubungan dengan produk kamu serta analisa setiap kompetitor

Cari informasi kompetitor potensial melalui forum atau website

Tanyakan kepada konsumen target brand apa yang mereka sukai, tentunya yang berkaitan dengan bisnis kamu

Amati website dan sosial media kompetitor, analisa demografi konsumen san strategi yang mereka gunakan.

Tentukan Karakteristik Brand dan Fokus

Setiap brand terkenal punya karakteristiknya masing-masing. Seperti marketplace Shopee mereka hampir setiap bulannya mengeluarkan promo menarik.

Fokus membangun satu brand terkenal lebih baik daripada punya tiga rintisan brand baru. Menentukan fokus merupakan sesuatu yang sangat penting dan paling berpengaruh terhadap brand bisnismu kedepannya.

Untuk memudahkan mencari karakteristik seperti apa yang akan kamu bangun, silahkan menjawab pertanyaan berikut ini :

  • Kepada siapa brand kamu tunjukkan?
  • Bidang apa saja yang kamu tampilkan?
  • Bagaimana agar brand kamu bisa diterima konsumen?
  • Seperti apa penampilannya?
  • Bagaimana agar konsumen tertarik pada brand kamu?

Setelah menjawab, fokuslah pada jawab yang kamu berikan guna menciptakan karakteristik tetap untuk membangun brand kuat kamu.

Hal ini tentunya akan menjadi brand voice sekaligus menentukan seperti apa desain tampilannya dari segi digital creative.

Jangkau Pasar dengan Sosial Media

Rata-rata orang menggunakan sosial media selama 5-6 jam sehari, dengan begitu dapat disimpulkan bahwa media sosial menjadi pasar potensial untuk membesarkan brand dan menjadikannya kuat.

Saya sarankan ketika kamu ingin melakukan branding gunakan Instagram dan Facebook, kedua sosial media tersebut disinyalir lebih efisien jika dibandingkan sosmed lainya.

Baik usaha baru dirintis atau sudah lama, gunakan pendekatan melalui sosmed dengan langkah kecil seperti posting setiap hari minimal 1. Ketahui juga teori gonden hours agar lebih efektif menguatkan brand.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *