Fitnah Akhir Zaman, Sudahkah Muncul Saat Ini?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

fitnah akhir zaman

Akhir zaman memang selalu menarik menjadi pembahasan dimana saja, bahkan melalui mimbar-mimbar ceramah para muballighin tidak gencar-gencarnya membahas dan membicarakan tentang akhir zaman.

Akhir zaman ini bukanlah kiamat yang dimaksudkan, akan tetapi keadaan atau kondisi dari suatu masyarakat yang hidup pada zaman akhir, yaitu kondisi yang serba berkecamuk, orang mengaku beragama tetapi ia sendiri tidak menjalankan akidah agamanya.

Orang menyampaikan dalail-dalil agama, berpenampilan seperti orang yang benar-benar memahami agama, tetapi dalam praktek kenyataannya justru menjauh dari tatacara yang Rasulullah ajarkan. Menyampaiakan sunnah tetapi justru meninggalkan sunnah yang diajarkan oleh Rasulaullah.

Akhir zaman ialah kondisi masyarakat yang tidak lagi takut terhadap kematian, justru orang-orang semakin membenci dengan kematian. Mereka menjadikan agama sebagai pedang untuk memerangi golongan yang lain.

Sehingga agama bukan untuk bernaung mencari perlindungan tetap justru digunakan sebagai alat utuk memecah belah umat dan untuk memfitnah. Orang islam jumlahnya semakin banyak, akan tetapi tidak berdaya karena terombang-ambing hanya mengikuti pendapat kebanyakan orang saja. Coba kamu perhatikan akhir akhir ini, adakah kejadian seperti diatas?

APA ITU FITNAH AKHIR ZAMAN ?

Fitnah disini bukanlah fitnah seperti yang sering kita dengar bahwa fitnah lebih kejam dari pembunuhan, bila seperti itu, maka fitnah yang dimaksud ialah fitnah karena menuduh orang tanpa bukti dan kemudian menyebarkan berita tersebut kepada orang lain.

Fitnah disini ialah fitnah terhadap agama, yaitu rusaknya agama Islam sebab orang-orang yang mengaku beragama, orang-orang yang menceramahakan agama, orang-orang yang meneriakkan agama tetapi ia sendiri justru menyimpang dari ucapannya.

Seperti sedikit disinggung diatas ia mengaku beragama dan juga mendawahkan agama, akan tetapi ia sendiri justru menjadikan agama bukan untuk mencari ridha Tuhan melainkan untuk mencari keuntungan diri sendiri, untuk mencari kejayaan diri sendiri, demi kekuasaan pribadi semata.

DALIL NABI TENTANG AKHIR ZAMAN

Melalui hadis dibawah ini rasulullah SAW. bersabda;

fitnah akhir zaman

Dimana maksud dari hadis tersebut bila diterjemahkan secara bebas ialah; akan datang kepada manusia diakhir zaman nanti dimana Islam hanya tinggal nama. Banyak orang yang mengaku Islam tetapi dalam melakukannya tidak mencerminkan nilai-nilai keislaman.

Baca juga : Pengertian Riya

Dia mengaku sebagai seorang muslim tetapi selalu melanggar aturan-aturan syariat yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. dan Rasul-Nya. Inilah yang lahirnya menyebabkan Islam semakin kuntur akidahnya. Islam hanya tinggal namanya saja. Islam tidak dijadikan sebagai agama tetapi sebagai senjata.

CARA MENGHADAPI AKHIR ZAMAN

Zaman akhir pasti akan tetap datang kapanpun waktunya, maka sebagai muslim sebaiknya kita memahami akan bagaimana sebaiknya kita mengambil langkah untuk menyelamatkan diri sendiri, paling tidak keluarga kita sendiri.

Menghadapi akhir zaman yang penuh fitnah dan zaman jahiliyah modern yang penuh kerusakan, penuh adu domba, zaman yang penuh dengan perselisihan dan perpecahan ini, maka sebaiknya kita mengikuti salah satu pesan Rasulullah SAW. yang diriwayatkan oleh shahabat Hudzaifah bin Yaman RA;

تلزم جماعة المسليم وإمامهم
“bagi mereka yang mengaku sebagai muslim mari bergabung dengan kelompok saudara yang muslim,” Rasulullah SAW. bersabda;

عليكم بالجماعة فإن يد الله على الجماعة ومن شذ شذ فى النار
“tetaplah kalian bersama-sama dengan jamaah, karena kekuatanatau pertolongan Allah terletak pada jamaah dan barang siapa menyendiri (memisahkan diri) makaia akan sendirian di neraka.”
Hadis yang selanjutnya ialah;

إن الله لن يجمع أمتي على ضلالة
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umatku (Islam) terhadap suatu kesesatan.”

Kesimpulanya ialah marilah kita tetap menjadi muslim yang kokoh dengan berjamaah, artinya tidak perlu ingin menjadi pemimpin di dalam agama, melainkan makmum kepada orang yang alim itu lebih baik, sehingga tidak menimbulkan banyak perselisihan dan perpecahan.

Orang alim yang dimaksudkan disini ialah orang yang memiliki sanad atau jalur keilmuan yang jelas, bukan ilmu yang dikarang sendiri, orang yang mempu memahami al-Quran dan al-hadis dengan ilmu yang dipelajari dari guru yang jelas, bukan orang yang asal-asalan menerjemahkan hadis atau ayat al-Quran semaunya sendiri.

Jadi, marilah kita tetap memegang teguh iman, Islam dan ihsan kita sebagaimana para ulama-ulama mengajarkan. Yaitu ulama yang hatinya lembut, ramah dalam beragama, tidak menjadikan agama sebagai alat untuk memjatuhkan lawannya.

Demikian kiranya yang dapat kami sampaikan, atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Jika sobat ingin membaca tentang dunia islam kamu bisa kunjungi nyamankubro.com .  Wassalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh.