Sobat. Didalam dunia investasi baik itu investasi digital ( Bitcoin ) ataupun saham ( Reksadana ), pasti kalian pernah mendengar kata Trader dan Investor sebagai pelakunya. Lalu apakah kalian tahu apa itu istilah dari Trader  dan Investor? Bagaimana cara kerja mereka? Dan apa saja letak perbedaan nya?

Nah, untuk mengetahui apa itu trader dan investor mari simak tulisan berikut ini.

1.    Investor

A.    Pengertian Investor

Dilansir dari wikipedia.com kata investor adalah orang ( Individu ) perorangan atau juga lembaga baik di domestik maupun tingkat non domestik yang melakukan suatu kegiatan investasi ( dalam bentuk penanaman modal yang sesuai dengan jenis investasi yang dipilih individu tersebut ) baik dalam waktu yang jangka pendek maupun dengan waktu yang jangka panjang dengan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Namun terkadang istilah dari kata Investor Juga dipakai untuk menyebutkan seseorang yang melakukan pembelian aset properi, mata uang, komoditi, derivatif, saham perusahaan, ataupun asset lainnya dengan bertujuan untuk memperoleh keuntungan. Pengertian dari Investor yang sederhana ialah orang yang melakukan kegiatan Investasi.

Investasi merupakan pembelian suatu barang yang tidak dapat dikonsumsi saat sekarang namun dapat digunakan dalam jangka waktu di masa depan untuk meraih kekayaan.

Baca Juga :  Stok BTC di Semua Exchange Menyentuh Level Terendah Selama 3 Tahun Terakhir

B.   Jenis Dari Investor

Investor terdapat beberapa jenis yang dapat kalian jumpai yaitu :

  1. Investor perorangan
  2. Kolektor benda-benda seni,benda bersejarah
  3. Bank Investasi

C.    Karakteristik Investor

Investor mempunyai karakeristik yaitu sebagai berikut:

Tipe Konservatif

Tipe Konservatif pada umumnya tipe yang tidak beranoi menghadapi resiko kerugian dan ketidakpastian. Tipe ini sangat mengutamakan keamanan dalam melakukan investasi daripada memperoleh keuntungan besar namun mempunyai resiko.

Tipe Moderat

Tipe Moderat lebih berani untuk mengambil resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan investor konservatif.

Tipe Agresif

Tipe ini pada umumnya mempunyai keberanian dalam melakukan pengambolan keputusan investasi yang memiliki resiko tinggi.

2. Trader 

A.     Pengertian Trader

Dilansir dari kompas.com Trader adalah pedagang yang aktivitasnya hanya membeli dan menjual barang. Yang artinya, sebagai trader saham, kita hanya menjadi orang yang membeli dan juga menjual saham untuk mendapatkan keuntungan.

Baca Juga :  5 Cara Mendapatkan Tiket Pesawat Murah

B.     Jenis Trader

Perlu kita ketahui bahwa trader saham itu mempunyai beberapa jenis yaitu :

Trader Scalper

Trader Scalper merupakan seseorang yang melakukan trading dengan jangka waktu yang singkat.  Dalam bursa transaksi saham seorang yang menganut tipe ini biasanya membuka dan menutup transaksi bahkan hanya dalam hitungan detik, menit, ataupun jam.

Tipe seperti ini biasanya digolongkan dengan seseorang yang sudah professional dan memiliki modal yang cukup besar, serta pengaruh yang besar dalam siklus pergerakan harga bursa saham.

Trader day

Trader day atau yang biasa lebih dikenal dengan day trader merupakan jenis trading yang menutup transaksi nya diakhir jam bursa. Keuntungan dari jenis trading ini adalah titik resistance dalam day trader lebih sangat jauh, sehingga per transaksi anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Untuk menjadi seoranh trader day anda harus memutuskan akan menjual saham walaupun hasilnya minus atau rugi. Karena itu anda harus memilki skill analisa yang akurat seperti scalper.

Baca Juga :  Kurang Lebih $600 Juta Ditemukan Dalam Kejahatan Kripto Oleh Korsel

Swing Trader

Swing trader merupakan jenis trader yang melakukan transaksi dalam jangka waktu yang singkat hingga menengah. Jenis trader seperti ini menutup transaksi nya bisa dalam mingguan, hingga bulanan.

Skill yang dibutuhkan pada jenis trader ini adalah analisa yang bersifat fundamental. Hal ini difungsikan sebagai senjata agar tidak salah masuk dalam saham yang harganya jatuh rendah dan menahan terjadinya kerugian yang cukup besar.

Trader position

Trader position merupakan jenis trader yang melakukan transaksi membuka dan menutup saham dalam jangka menengah hingga panjang. Jenis trader seperti ini biasanya menutup transaksi dalam waktu mingguan, harian, atau bulanan.

Sama seperti dengan jenis trader lainnya, untuk jenis trader ini juga harus memiliki skill bekal analisis teknikal dan fundamental dengan bantuan grafik daily chart. Weekly chart dan monthly chart.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + four =